Anggaran Diefisiensi, Damkar Kota Semarang Pastikan Pelayanan Masyarakat Tetap Maksimal

Sekretaris Dinas Pemadam kebakaran Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan (matasemarang.com/Lia Dina)
Sekretaris Dinas Pemadam kebakaran Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan (matasemarang.com/Lia Dina)

​MATASEMARANG.COM – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang memastikan efisiensi anggaran di tahun 2026 tidak akan mengendurkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Damkar justru semakin memperkuat strategi preventif pencegahan guna menekan potensi terjadinya peristiwa kebakaran di ibu kota Jawa Tengah ini.

​Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan, menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran di awal tahun anggaran dialami oleh hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bukan hanya Damkar.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Dana Bantuan Operasional PKK RT dan RW, untuk Apa Saja?

Meskipun pagu anggaran yang di-plotting Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk Damkar Kota Semarang tahun ini berada di angka sekitar Rp41 miliar, di mana Rp34 miliar lebih di antaranya terserap untuk belanja pegawai rutin, kegiatan pelayanan dinilai tetap berjalan optimal.

​”Dengan anggaran seminimal mungkin, kerja kami harus semaksimal mungkin untuk masyarakat. Kami maksimalkan pencegahan, sosialisasi, dan pemeriksaan gedung. Harapan kita bersama kan sebenarnya kendaraan operasional tidak perlu keluar kandang, karena kalau sampai keluar, artinya sudah terjadi kejadian,” kata Ade di Kantor Damkar, Senin, 20 Juli 2026.

BACA JUGA  Wali Kota Semarang Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Pencapaian Baru 38 Persen

Ade mengatakan, sejak dirinya bergabung di Damkar pada 2023, Damkar fokus pada penguatan kapasitas mandiri masyarakat dan pemilik gedung dalam menangani potensi kebakaran dini. Langkah preventif ini dinilai membuahkan hasil positif.

​Dari target sosialisasi yang menyasar 30.000 warga di tahun ini, program edukasi “Bedah Simas” telah berhasil melibatkan sekitar 18.000 orang.

Pos terkait