- Sebanyak 19 tangki atau 115 ribu liter air bersih telah disalurkan melalui 13 titik distribusi kepada masyarakat terdampak
- Untuk kebutuhan yang memerlukan penanganan segera, masyarakat juga dapat menghubungi layanan darurat 112
MATASEMARANG.COM — Di tengah musim kemarau yang mulai memicu kekeringan di sejumlah wilayah, Pemerintah Kota Semarang memastikan kebutuhan air bersih bagi masyarakat menjadi salah satu prioritas.
Kesiapan distribusi air bersih diperkuat agar warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air dapat segera memperoleh bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang hingga awal September 2026, kekeringan tercatat terjadi di empat kecamatan.
Sebanyak 19 tangki atau 115 ribu liter air bersih telah disalurkan melalui 13 titik distribusi kepada masyarakat terdampak.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan pemantauan kondisi wilayah terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih, dapat segera ditangani.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan air bersih dapat segera mendapatkan penanganan. Pemerintah Kota Semarang terus memantau kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Agustina, Kamis, 3 September 2026.
Untuk mengantisipasi kebutuhan lanjutan selama musim kemarau, masih tersedia 365 ribu liter air bersih dari total 480 ribu liter yang disiapkan melalui anggaran BPBD Kota Semarang tahun 2026. Pasokan tersebut dapat digunakan apabila kebutuhan meningkat atau kekeringan terjadi di wilayah lainnya.
Warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dapat menyampaikan permohonan bantuan melalui kelurahan setempat.
Untuk kebutuhan yang memerlukan penanganan segera, masyarakat juga dapat menghubungi layanan darurat 112. Laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan verifikasi kondisi dan kebutuhan di lapangan sebagai dasar penentuan bantuan air bersih.


















