Warga Semarang Butuh Bantuan Air Bersih? Gratis lewat Call Center 112

BPBD Kota Semarang distribusikan air bersih ke wilayah alami kekeringan (matasemarang.com/Lia dina)
BPBD Kota Semarang distribusikan air bersih ke wilayah alami kekeringan (matasemarang.com/Lia dina)
  • Pemkot Semarang membuka layanan bantuan distribusi air bersih gratis bagi pemukiman warga yang mengalami kekeringan
  • Masyarakat atau pengurus RT/RW dapat mengajukan bantuan armada tangki air melalui layanan bebas pulsa Call Center 112
  • Warga diimbau menerapkan tiga langkah hemat air, yakni memakai air seperlunya, menampung air saat mengalir, serta menyiram tanaman di pagi hari

MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau panjang yang berpotensi menurunkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA  Penerima "Bisaroh" di Kota Semarang Naik 56,7 Persen di Tahun 2026

Langkah antisipasi ini dilakukan guna memastikan kebutuhan mendasar masyarakat seperti minum, memasak, mandi, hingga sanitasi tetap terpenuhi di tengah periode kekeringan.

Melalui publikasi di akun Instagram resminya (@semarangpemkot), Pemkot Semarang menegaskan komitmennya untuk mengakomodasi pendistribusian air bersih secara gratis bagi warga pemukiman yang terdampak.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pasar Imlek dan Pasar Dugderan Wujud Keberagaman yang Harmonis bagi Warga Semarang

“Jika wilayahmu mengalami kekurangan air bersih, warga Kota Semarang dapat menghubungi layanan Call Center 112 untuk permohonan bantuan air bersih,” tulis pengumuman resmi Pemkot Semarang pada Rabu, 2 September 2026.

Pengurus RT/RW maupun warga yang wilayahnya mulai mengalami kelangkaan air dapat memanfaatkan armada tangki bantuan ini dengan melapor melalui kanal bebas pulsa Call Center 112 Semarang yang siaga selama 24 jam.

Imbauan Tiga Langkah Bijak Penghematan Air

Selain menyiagakan armada tangki air bersih darurat, Pemkot Semarang mengajak warga untuk menerapkan pola hidup hemat air guna menjaga ketersediaan pasokan air lokal.

BACA JUGA  Tak Perlu Repot, Bank Pasar Kota Semarang Siap Jemput Dokumen Kredit ke Rumah Nasabah

Pemkot Semarang mengimbau warga menjalankan tiga langkah sederhana dalam keseharian:

Pertama, menggunakan air seperlunya dengan mengatur volume pemakaian untuk kebutuhan rutin rumah tangga agar tidak ada air terbuang sia-sia.

Kedua, menampung air saat tersedia dengan memanfaatkan wadah penyimpanan seperti toren atau drum penampungan sewaktu aliran air PDAM maupun sumber air warga sedang lancar.

Pos terkait