- Pemkot Semarang membuka layanan bantuan distribusi air bersih gratis bagi pemukiman warga yang mengalami kekeringan
- Masyarakat atau pengurus RT/RW dapat mengajukan bantuan armada tangki air melalui layanan bebas pulsa Call Center 112
- Warga diimbau menerapkan tiga langkah hemat air, yakni memakai air seperlunya, menampung air saat mengalir, serta menyiram tanaman di pagi hari
MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau panjang yang berpotensi menurunkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Langkah antisipasi ini dilakukan guna memastikan kebutuhan mendasar masyarakat seperti minum, memasak, mandi, hingga sanitasi tetap terpenuhi di tengah periode kekeringan.
Melalui publikasi di akun Instagram resminya (@semarangpemkot), Pemkot Semarang menegaskan komitmennya untuk mengakomodasi pendistribusian air bersih secara gratis bagi warga pemukiman yang terdampak.
“Jika wilayahmu mengalami kekurangan air bersih, warga Kota Semarang dapat menghubungi layanan Call Center 112 untuk permohonan bantuan air bersih,” tulis pengumuman resmi Pemkot Semarang pada Rabu, 2 September 2026.
Pengurus RT/RW maupun warga yang wilayahnya mulai mengalami kelangkaan air dapat memanfaatkan armada tangki bantuan ini dengan melapor melalui kanal bebas pulsa Call Center 112 Semarang yang siaga selama 24 jam.
Imbauan Tiga Langkah Bijak Penghematan Air
Selain menyiagakan armada tangki air bersih darurat, Pemkot Semarang mengajak warga untuk menerapkan pola hidup hemat air guna menjaga ketersediaan pasokan air lokal.
Pemkot Semarang mengimbau warga menjalankan tiga langkah sederhana dalam keseharian:
Pertama, menggunakan air seperlunya dengan mengatur volume pemakaian untuk kebutuhan rutin rumah tangga agar tidak ada air terbuang sia-sia.
Kedua, menampung air saat tersedia dengan memanfaatkan wadah penyimpanan seperti toren atau drum penampungan sewaktu aliran air PDAM maupun sumber air warga sedang lancar.


















