Jalan Nordik Kian Diminati di Semarang: Bisa Koreksi Postur hingga Bakar Kalori 30 Persen Lebih Banyak

Perayaan HUT ke-3 KJNI Kota Semarang (matasemarang.com/Lia Dina)
Perayaan HUT ke-3 KJNI Kota Semarang (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI) Kota Semarang terus bergerak aktif memasyarakatkan jalan kaki berpenopang dua tongkat khusus ini. Olahraga asal Finlandia ini menyimpan segudang manfaat medis, mulai dari mengoreksi postur tubuh yang miring hingga membakar kalori jauh lebih efisien dibanding jalan kaki biasa.

Beragam manfaat itu diungkapkan langsung oleh Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) KJNI Kota Semarang Zaenal Achmad Djohan, di sela-sela perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 KJNI Kota Semarang yang digelar di Wisma Perdamaian Semarang, Minggu, 19 Juli 2026.

BACA JUGA  Liga Inggris Terapkan Aturan Baru, Hanya Kapten yang Boleh Protes

Menurut Zaenal, hingga saat ini masih ada miskonsepsi di tengah masyarakat mengenai olahraga jalan nordik.

Bacaan Lainnya

“Masih ada anggapan bahwa orang yang jalan nordik ini adalah orang yang baru sembuh dari sakit, padahal tidak. Pemahaman mengenai manfaat tongkat ini memang masih minim karena olahraganya terhitung baru di sini, baru sekitar 3 tahunan,” ungkap Zaenal.

BACA JUGA  Piala Dunia 2026: Posisi Messi sebagai Top Skor Tersaingi

Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, Zaenal menjelaskan bahwa jalan nordik efektif memperbaiki ketidakseimbangan otot tubuh. Aktivitas sehari-hari yang dominan menggunakan satu sisi tangan sering kali membuat otot sisi lainnya lebih kecil sehingga posisi pundak menjadi miring.

“Ini hanya bisa dikoreksi dengan jalan nordik. Dengan menyamakan tinggi kedua tongkat dan berjalan secara rutin, postur tubuh yang tidak seimbang bisa kembali normal (terkoreksi),” jelasnya.

Selain itu, olahraga ini dinilai sangat aman karena menjaga stabilitas tubuh dan meminimalkan risiko terjatuh. Jalan nordik juga melibatkan hingga 90 persen otot tubuh untuk bekerja.

Pos terkait