MATASEMARANG.COM – Duel Inggris melawan Argentina selalu menjadi laga menarik. Di luar urusan sepak bola, Inggris dan Argentina juga pernah terlibat perang Malvinas selama 74 hari pada 2 April hingga 14 Juni 1982.
Kamis dini hari WIB nanti, keduanya bakal “perang” memperebutkan satu tempat di partai final Piala Dunia 2026.
Inggris dan Argentina akan berlaga di semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, pada Kamis (16/7). Duel ini bisa lebih sengit dari pada semifinal Prancis melawan Spanyol yang dimenangi La Roja 2-0.
Kadar kesengitan berlebih ini tidak lain karena imbuhan unsur kontroversi dan drama yang mengitari duel dua tim itu.
Sejauh ini, duel Three Lions melawan Albiceleste adalah duel yang paling sengit di antara laga-laga klasik Piala Dunia lain, termasuk duel klasik Belanda versus Jerman.
Inggris dan Argentina sudah 15 kali saling berhadapan sejak laga persahabatan 1951 di London. Hasilnya, Inggris menang enam kali, sedangkan Argentina menang dua kali.
Mereka juga sudah sering berhadapan dalam Piala Dunia, sudah lima kali. Tiga di antaranya dimenangkan oleh Inggris, sedangkan dua lainnya dimenangkan Argentina.
Kemenangan pertama Inggris atas Argentina dalam Piala Dunia terjadi pada perempatfinal Piala Dunia 1962 ketika Three Lions menang 3-1. Tapi belum ada peristiwa apa-apa dari laga ini.
Tetapi empat tahun kemudian, dalam Piala Dunia 1966, rivalitas mereka mulai menebal menjadi persaingan yang melebihi sepak bola.
Pada perempatfinal dalam perjalanan menjuarai Piala Dunia 1966, Inggris menang lagi 1-0 berkat gol Geoff Hurst. Argentina menuding gol itu offside, sehingga mereka merasa dirampok.

















