MATASEMARANG.COM – Bripka Septian Eko Nugroho saat bertugas dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2026 di Pekalongan gugur usai menjalankan tugas.
Kepala Polres Pekalongan AKBP Rahmad Yusuf di Pekalongan, Selasa, menjelaskan Bripka Septian baru saja menyelesaikan tugas pengaturan lalu lintas di Alun-Alun Kajen, Minggu (22/3) malam, dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026 di daerah setempat.
“Usai melaksanakan tugas dan sempat beristirahat sejenak di sekitar lokasi, almarhum tiba-tiba mengalami pingsan,” katanya.
Rekan-rekannya kemudian segera membawa Bripka Septian ke RSUD Kajen untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah sampai di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kajen, tim medis langsung melakukan tindakan, termasuk pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) dan resusitasi jantung paru (RJP).
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan adanya gangguan irama jantung. Namun meski telah dilakukan penanganan maksimal, ia dinyatakan meninggal dunia di IGD RSUD Kajen,” katanya.
Kepala Polres Pekalongan AKBP Rahmad Yusuf yang didampingi Kasi Humas AKP Warsito mengatakan penyebab kematian berkaitan dengan gangguan sistem kardiovaskular atau penyakit jantung.
Ia menyebut Bripka Septian di lingkungan Polres Pekalongan semasa hidupnya dikenal sosok yang supel, enak bergaul, mudah berinteraksi dengan rekan, memiliki kinerja yang baik, serta punya loyalitas tinggi.
“Setiap pekerjaan diselesaikan sesuai dead line dan jarang mengeluh. Hasil diagnosis beliau mengalami kondisi fisik yang tidak fit tetapi dipaksakan untuk bekerja,” katanya.


















