MATASEMARANG.COM – Warga Jalan Mulawarman Timur, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, digegerkan oleh peristiwa balon udara bermuatan petasan yang jatuh di atap rumah warga pada Sabtu 21 Maret 2026.
Ledakan keras terdengar hingga empat kali sebelum balon udara tersebut mendarat dan menyebabkan kerusakan pada genting serta plafon rumah milik Darto (55).
Beruntung, tidak ada korban jiwa karena pemilik rumah sedang mudik ke Tasikmalaya bersama keluarga. Namun, insiden ini sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.
Polsek Tembalang yang menerima laporan segera mengirim tim piket fungsi ke lokasi sekitar pukul 14.00 WIB.
Petugas menemukan ratusan petasan berbagai ukuran yang belum sempat meledak, kerangka balon udara yang terbakar, parasut plastik, serta dua pipa paralon.
Seluruh barang bukti diamankan dan petasan aktif dimusnahkan dengan cara direndam air.
Kapolsek Tembalang, Kristiyastuti Handayani, menegaskan pihaknya akan menindak tegas penerbangan balon udara liar yang disertai bahan peledak.
“Balon udara bermuatan petasan sangat berisiko menimbulkan kebakaran maupun korban jiwa. Kami imbau masyarakat untuk tidak membuat atau menerbangkan balon udara berbahaya,” ujarnya.
Polisi juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan aktivitas serupa agar potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah sejak dini.


















