MATASEMARANG.COM – Kereta CommuterLine yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, ditabrak dari belakang KA Argo Bromo Anggrek pada Senin malam, 27 April 2026.
Akibatnya, sejumlah penumpang mengalami luka bahkan dilaporkan ada yang tidak sadar. Sampai Senin malam petugas masih berjuang mengevakuasi 6–7 orang yang terjepit di dalam gerbong kereta.
Berdasarkan informasi yang didapat, saat itu CommuterLine sedang berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur. Beberapa saat kemudian, KA Argo Bromo Anggrek–kereta jarak jauh– dari arah barat memasuki jalur yang sama dan langsung menabrak CommuterLine.
“CommuterLine mengalami hancur di bagian belakang. Kami semua langsung dievakuasi naik oleh petugas,” kata penumpang selamat Heri di lokasi.
Hingga pukul 21.50 WIB, petugas dan masyarakat masih melakukan evakuasi para penumpang. Sejumlah penumpang yang telah dievakuasi mengalami luka-luka hingga tidak sadarkan diri.
Evakuasi Penumpang dan Rangkaian Kereta
Kereta Commuter Indonesia (KCI)/KAI Commuter menyatakan sampai Senin malam masih melakukan mengevakuasi penumpang dan rangkaian kereta menyusul kecelakaan kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh di wilayah Bekasi Timur, Jawa Barat.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda saat dikonfirmasu di Jakarta, Senin malam, menyatakan bahwa terkait adanya korban dalam peristiwa tersebut, pihaknya masih menunggu proses evakuasi selesai sebelum memberikan keterangan lebih lanjut.
“Untuk ada atau tidaknya korban, kami masih menunggu proses evakuasi selesai terlebih dahulu. Semua penanganan sedang dilakukan,” katanya.


















