MATASEMARANG.COM – Pada momen libur Lebaran 2026, sejumlah tiket masuk destinasi wisata yang ada di Kota Semarang mengalami kenaikan tarif.
Kebijakan tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Semarang sebagai makan dari penyesuaian layanan menghadapi lonjakan pengunjung saat musim libur Lebaran.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Indriyasari mengatakan kenaikan tarif tiket tempat wisata sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) dengan nominal kenaikan yang tidak terlalu tinggi.
“Benar, harga tiket masuk wisata ada penyesuaian selama sepekan Lebaran. Misalnya Taman Lele tiket normal Rp10.000, naik menjadi Rp13.000. Destinasi lainnya juga ada penyesuaian tiket masuk,” kata Iin, sapaan akrabnya, Kamis, 19 Maret 2026.
Tak hanya penyesuaian tarif, pihaknya juga mendorong pengelola destinasi wisata untuk menampilkan berbagai atraksi atau event khusus selama libur Lebaran. Tujuannya agar wisatawan bisa mendapatkan pengalaman baru saat berkunjung ke destinasi wisata.
“Pemkot Semarang juga telah menyiapkan event Atraksi Mahakarya Goa Kreo pada 27 Maret 2026 dan Sesaji Rewanda 28 Maret 2026. Tempat-tempat wisata lainnya sudah kami anjurkan untuk menampilkan atraksi khusus selama libur Lebaran,” jelasnya.
Diakui Iin, selama bulan Ramadan memang kunjungan wisata mengalami penurunan. Ia berharap dengan berbagai persiapan yang dilakukan diberbagai destinasi wisata, ala bisa menyambut lonjakan wisatawan saat libur Lebaran.
Lebih lanjut, Disbudpar juga menggandeng pihak kepolisian untuk membantu pengamanan di kawasan wisata, termasuk pengaturan arus pengunjung di titik-titik yang ramai.





















