“Kesehatan adalah hak dasar. Dengan status UHC yang sudah kita miliki, tidak boleh ada warga yang takut berobat karena biaya. Kami di DPRD akan terus mengawasi agar fasilitas kesehatan siap menanggulangi penyakit musiman ini sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi di tahun 2026,” jelasnya.
Dengan sinergi antara kewaspadaan masyarakat dan kesiapan fasilitas kesehatan, diharapkan derajat kesehatan warga Kota Semarang dapat terus meningkat di tahun ini.
Berikut adalah 5 besar penyakit yang paling sering dikeluhkan masyarakat Semarang sepanjang 2025
ISPA: 156.708 kasus
Hipertensi: 145.995 kasus
Pilek: 109.524 kasus
Radang Tenggorokan: 105.857 kasus
Demam: 71.066 kasus


















