MATASEMARANG.COM – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai mematangkan skema pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tetap efektif bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
“Ini menjadi titik fokus kita, terutama di bulan Ramadan. Nanti mekanismenya seperti apa, apakah jadwalnya diubah ke sore hari karena siswa-siswa kita sedang berpuasa. Hal ini sedang kita matangkan,” ujar Wakil Bupati Pekalongan Sukirman pada Rabu, 5 Februari 2026.
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Bogor yang juga dihadiri jajaran Pemkab Pekalongan.
Menurut Sukirman, opsi perubahan jam distribusi dari siang ke sore hari sedang dikaji agar bisa dimanfaatkan siswa untuk berbuka puasa.
Wabup optimistis transisi ini akan berjalan lancar, merujuk pada pengalaman dapur-dapur unit pelaksana program yang tetap mampu melayani distribusi meski siswa sedang libur sekolah.
“Kemarin sudah terbukti, bahkan saat libur pun dapur-dapur MBG kita mampu memberikan distribusi pelayanan kepada anak-anak. Jadi, secara teknis kita sudah siap,” tambahnya.
Pemkab Pekalongan juga akan segera berkoordinasi dengan para Koordinator Wilayah (Korwil) pendidikan untuk melakukan supervisi menyeluruh di lapangan.
Terkait anggaran, Sukirman menegaskan bahwa proses transisi administrasi dalam tahun anggaran baru tidak akan menghambat jalannya program.
“Karena ini anggaran baru, pasti ada proses transisi administrasi yang harus diikuti. Namun, saya kira tidak ada problem apa-apa. Semua tetap berjalan sesuai jalur,” pungkasnya.


















