Menteri Agama Tidak Calonkan Diri sebagai Ketua Umum PBNU

  • Tugas sebagai Menteri Agama sangat berat dan luas sehingga membutuhkan konsentrasi agar bisa melakukan yang terbaik untuk kementerian tersebut

MATASEMARANG.COM – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan tidak ikut dalam kontestasi Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Ia akan berkonsentrasi dalam menjalankan tugas sebagai nakhoda Kementerian Agama (Kemenag).

“Sehubungan dengan muktamar (NU) yang sedang berlangsung ini, karena saya sadar betul bahwa tugas saya sebagai Menteri Agama Republik Indonesia ini begitu berat dan begitu luas yang harus kami selesaikan, maka yang terbaik buat saya dan juga untuk pengembangan Kementerian Agama ke depan, atau juga termasuk NU, lebih baik saya berkonsentrasi di Kementerian Agama, tanpa harus meninggalkan konsen saya terhadap Nahdlatul Ulama,” ujar Menag Nasaruddin  Umar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Menurut Menag, tugas sebagai Menteri Agama sangat berat dan luas sehingga membutuhkan konsentrasi agar bisa melakukan yang terbaik untuk kementerian tersebut.

Bacaan Lainnya

Ia mengaku banyak kolega dan sahabat yang telah memberikan dukungan kepadanya untuk ikut dalam pemilihan Ketum PBNU. Untuk itu Menag meminta maaf karena akan tetap fokus membantu Presiden Prabowo dalam membina kehidupan dan kerukunan umat beragama.

“Maka dengan demikian saya minta maaf kepada teman-teman dari berbagai daerah yang mungkin telah mengimajinasikan saya untuk memimpin PBNU,” kata Menag Nasaruddin Umar.

“Mudah-mudahan muktamar ini berjalan lebih lancar dan menghasilkan hasil-hasil muktamar yang lebih baik untuk bangsa, khususnya untuk Nahdliyin,” sambungnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag menegaskan Nasaruddin Umar akan fokus menjalankan tugasnya membantu Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Agama.

Pos terkait