MATASEMARANG.COM – Niken Inneke (35) mengaku antusias mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang digelar oleh Gojek di Kantor Gojek Semarang pada Rabu, 4 Februari 2026.
Niken menceritakan selama delapan tahun menjadi mitra driver Gojek, ia kerap dihadapkan pada peristiwa kecelakaan lalu lintas di depan matanya.
Niken yang mengaku tidak cukup berani mendekat bahkan menolong korban kecelakaan yang ia temui, hanya bisa melihat dari kejauhan.
“Saya orangnya gak berani, lihat darah saja takut, tapi saya sering ketemu orang kecelakaan di jalan raya, ingin menolong tapi takut jadi hanya melihat saja dari jauh, apalagi tidak punya keahlian untuk penyelamatan darurat,” ujarnya.
“Adanya pelatihan ini sangat membantu kami sebagai mitra driver, jadi apa yang kita pelajari hari ini diharapkan bisa bermanfaat jadi ketika menemui kejadian kecelakaan paling tidak bisa ikut membantu,” lanjutnya.
Pada pelatihan BHD ini, ia dan rekan-rekan mitra driver mendapatkan ilmu baru bagaimana mengatasi pertolongan pertama pada henti jantung dan patah tulang ketika ada kecelakaan di jalan raya.
“Tadi diajarkan bagaimana cara menangani henti jantung dan patah tulang untuk pertolongan pertama saat ada kecelakaan di jalan,” tuturnya.
Ia mengaku meski selama ini tidak bisa menolong secara langsung karena belum memiliki kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama, namun ia kerap kali membantu korban dengan menghubungi nomor darurat 112 untuk mendatangkan ambulans ke lokasi kejadian.
“Paling cuma bisa telpon ambulans 112, karena tidak tahu cara menolong. Harapannya setelah adanya pelatihan ini bisa ikut membantu pertolongan pertama jika ada kecelakaan,” terangnya.


















