MATASEMARANG.COM – Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan penanganan banjir di Kota Semarang akan melibatkan banyak pihak.
Tidak hanya pihak Pemkot yang akan menangani masalah banjir, namun Pemerintah Pusat hingga World Bank juga akan terlibat.
Dalam laman resmi Pemkot Semarang, total dana yang dikucurkan lebih dari Rp1 triliun.
“Eksekusi dilakukan BBWS. Nanti Tenggang, Sringin, Tlogosari, Gajah, Kandang Kebo, banjir disana bisa teratasi, saya yakin 70 persen banjir bisa diselesaikan jika program ini berjalan,” tegasnya.
Iswar menambahkan penanganan banjir menjadi program prioritas dirinya bersama Wali Kota Agustina Wilujeng.
Sedangkan untuk masalah Rob, Iswar mengaku masih menunggu pembangunan tol Semarang – Demak.
Pasalnya, tol yang berada di pinggir laut tersebut juga akan berfungsi untuk penanganan banjir.
Apalagi ada rencana penambahan kapasitas pompa di Tenggang dan Sringin oleh BBWS.
Jika terwujud maka diprediksi wilayah Semarang Timur dan Genuk tidak lagi terendam.
“BBWS juga akan menambah kapasitas pompa di Tenggang dan Sringin, harapannya Muktiharjo dan sebagainya bisa dientaskan dari banjir. Dan persoalan banjir di bagian timur ini akan selesai,” jelasnya.
Iswar mengatakan, Pemkot juga akan menggunakan APBD untuk menyelesaikan masalah banjir.
“Saya minta warga sabar, semua dalam proses pengerjaan,” pintanya.
Terkait informasi kendala pembebasan lahan, menurut Iswar sudah ada langkah progressif dari Pemkot, BBWS dan stake holder lain dan tidak ada dampak signifikan.


















