NU dan Muhammadiyah Jateng Berkomitmen Sukseskan Salat Istisqa Serentak

Nu dan muhammadiyah
Dok. muhammadiyah.or.id
  • Doa kolektif ini diharapkan segera dikabulkan oleh Allah Swt. berupa turunnya karunia hujan yang membawa kesejahteraan

MATASEMARANG.COM – Ikhtiar spiritual agar Allah menurunkan hujan melalui Salat Istiswa yang digagas oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapat dukungan NU dan Muhammadiyah.

Menurut rencana, salat memohon hujan tersebut bakal berlangsung pada Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB, demikian keterangan tertulis dari MUI Jawa Tengah.

Ormas Islam terbesar di Jawa Tengah itu, melalui Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) setempat, berkomitmen ikut menyukseskan gerakan Salat Istisqa serentak.

Bacaan Lainnya

Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. H. Tafsir, M.A., dan Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah, Drs. H. Mufid Rahmat, secara terpisah mengapresiasi tinggi ikhtiar religius ini sebagai langkah konkret memberi perlindungan kepada umat.

Kedua tokoh ulama tersebut berharap agenda ini berjalan lancar serta dihadiri oleh gelombang besar umat Islam, baik yang berpusat di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah maupun di halaman kantor kepala daerah (balai kota/kabupaten) di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Melalui kesatuan saf dan maksimalnya komponen jamaah yang bersimpuh bersama, diharapkan doa kolektif ini segera dikabulkan oleh Allah Swt. berupa turunnya karunia hujan yang membawa kesejahteraan.

Menurut Sekum MUI Jawa Tengah, Dr. KH. Muhammad Syaifudin kepada pers, Jumat (23/10), misi kemanusiaan yang dikemas dalam sebuah gerakan religi ini harus kita maksimalkan dengan sebaik-baiknya. Melalui kehadiran maksimal dari seluruh komponen masyarakat, kita mengetuk pintu langit dengan harapan agar bumi Jawa Tengah segera mendapatkan karunia rahmat berupa turunnya hujan yang membawa keberkahan,” tegasnya.

Pos terkait