Porprov Jateng XVII 2026 Siap Sebar Dampak Ekonomi ke 5 Daerah

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memberikan keterangan pers terkait kesiapan dan dampak ekonomi penyelenggaraan Porprov Jateng XVII 2026 di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Rabu 21 Oktober 2026 (foto: Pemprov Jateng)
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memberikan keterangan pers terkait kesiapan dan dampak ekonomi penyelenggaraan Porprov Jateng XVII 2026 di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Rabu 21 Oktober 2026 (foto: Pemprov Jateng)
  • Wagub Taj Yasin berharap Porprov Jateng XVII 2026 mampu menggerakkan ekonomi kawasan Semarang Raya
  • Ajang pada 20–30 Oktober ini melibatkan 7.993 atlet, 1.910 ofisial, dan 106 hotel di lima daerah
  • Selain ajang penjaringan atlet menuju PON 2028, Pemprov Jateng turut memboyong UMKM di tiap lokasi pertandingan

MATASEMARANG.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berharap penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026 mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara merata di lima kabupaten/kota kawasan Semarang Raya.

Ketua Umum PB Porprov Jateng yang akrab disapa Gus Yasin ini menyampaikan bahwa penyebaran lokasi pertandingan di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, dan Kota Salatiga sengaja dirancang agar manfaat ekonomi dari ribuan peserta tidak hanya menumpuk di pusat ibu kota provinsi.

“Artinya, perputaran ekonomi kita berharap dengan penempatan atlet-atlet yang tersebar di lima kabupaten kota ini bisa menunjang ekonominya,” ujar Taj Yasin dalam konferensi pers di Co Working Space Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu 21 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Penyelenggaraan Porprov XVII yang berlangsung pada 20–30 Oktober 2026 ini tercatat melibatkan sebanyak 7.993 atlet, 1.910 ofisial, serta 3.571 perangkat pertandingan yang memperebutkan medali di 58 cabang olahraga dengan 810 nomor pertandingan.

Kehadiran puluhan ribu peserta tersebut langsung menyerap kapasitas akomodasi kawasan, di mana panitia mencatat pemanfaatan 106 hotel dan penginapan yang tersebar di Kota Semarang (42 hotel), Kendal (25 hotel), Salatiga (18 hotel), Kabupaten Semarang (13 hotel), serta Demak (8 hotel).

Gus Yasin menambahkan bahwa Pemprov Jateng secara aktif menggandeng para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk mengisi stan pameran dan kuliner di sekitar lokasi pertandingan (venue) maupun pada seremoni pembukaan.

Pos terkait