“Kami akan terus melakukan monitoring, terutama terhadap debit air Sungai Gung. Intinya, kami siap memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal bagi masyarakat yang berlibur ke Guci,” tegas Bupati.
Selain penanganan darurat, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka panjang. Bupati Ischak menegaskan bahwa kerusakan lingkungan di lereng Gunung Slamet tidak akan dibiarkan.
Pada tahun 2026, Pemkab Tegal telah menganggarkan program penanaman kembali hutan sebagai upaya preventif agar kejadian serupa tidak terulang.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menyampaikan bahwa Polri tengah melaksanakan Operasi Lilin Candi untuk pengamanan libur Nataru. Ia mengapresiasi peran aktif masyarakat yang bergotong royong membantu penanganan banjir.
Komandan Kodim 0712/Tegal, Letkol Inf. Rachmat Ferdiantono, menegaskan komitmen Forkopimda memberikan pelayanan terbaik. Ia juga menyoroti maraknya informasi di media sosial yang tidak sesuai fakta.
“Forkopimda berkomitmen menindak tegas segala bentuk kegiatan ilegal di lereng Gunung Slamet demi menjaga kelestarian alam dan kondusivitas Kabupaten Tegal,” ujarnya.





















