“Panggil Aku Ayah adalah bagian dari komitmen Visinema Studios dalam menghadirkan cerita keluarga yang tidak hanya menghibur, tapi juga memantik pemikiran dan percakapan. Di film ini, kami ingin mengajak penonton memaknai arti keluarga sesungguhnya, bahwa keluarga bisa tumbuh dari kasih yang hadir melalui pertemuan tak terduga, tidak hanya dari hubungan darah,” kata Anggia Kharisma, produser film dan juga Chief Content Officer Visinema Studios.
Pemeran Dedi, Ringgo Agus Rahman, yang baru saja memenangkan Piala Citra FFI 2024 untuk Pemeran Utama Pria Terbaik, mengungkapkan karakter Dedi sangat menarik baginya karena kontrasnya seorang penagih hutang yang tidak punya pengalaman sebagai orang tua, tapi justru memilih berjuang demi anak yang bahkan tak memiliki hubungan darah dengannya.
“Dari perjuangan itulah tumbuh perubahan dalam diri Dedi dan orang-orang di sekitarnya. Cerita ini menyentuh, tapi juga penuh momen kocak dan hangat yang membuat perjalanan mereka terasa nyata,” ungkap Ringgo.
Tissa Biani, yang memerankan Intan dewasa, menambahkan sebagai Intan dewasa, ia merasakan bagaimana luka dan cinta dari masa kecil membentuk cara kita memandang keluarga. Intan tumbuh dengan perjuangan unik yang membuatnya belajar makna keluarga.
“Menurut saya, hal ini sangat relevan dengan generasi sekarang, yang sering kali dibesarkan dan dipengaruhi oleh orang-orang di luar struktur keluarga tradisional,” tutur Tissa.
Dalam pemutaran premiere film Panggil Aku Ayah di XXI Cinepolis Java Mall Semarang, nampak ratusan penonton hanyut dari tiap adegan dalam film. Bahkan isak tangis tak kuasa dibendung oleh penonton yang menyaksikan film berdurasi hampir 2 jam ini.





















