“Kami berharap semakin banyak industri dan pelaku bisnis beralih dari penggunaan air bawah tanah (ABT) ke PDAM. Ini penting untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menekan penurunan muka tanah di Kota Semarang,” tegasnya.
Ia juga menyebut sejumlah kawasan industri yang telah dilayani PDAM antara lain Kawasan Industri Candi (KIC), Tambak Aji, Kaligawe, serta berbagai hotel di Kota Semarang.
“Ke depan kami akan optimalkan layanan di wilayah Pantura juga menjadi prioritas untuk mengurangi ketergantungan industri terhadap ABT,” pungkasnya.


















