“Kami terus menjalin komunikasi lintas sektoral, termasuk bersinergi dengan BBWS Pemali Juana sebelum, saat, dan pasca-kejadian. Mengingat Kali Babon merupakan kewenangan pusat, koordinasi untuk solusi permanen sedang kami diskusikan secara intensif agar warga tidak terus-menerus waswas setiap hujan lebat,” jelasnya.
Hingga Minggu pagi, tim teknis masih terus bekerja di lapangan untuk memastikan seluruh titik rawan telah tertangani. Pemerintah Kota Semarang juga terus menyiagakan tenaga operasional lapangan di titik-titik rawan genangan.
“Saat ini kami memantau radar BMKG secara real-time karena cuaca masih sangat dinamis. Seluruh tenaga dan stok sandbag tambahan sudah disiagakan sebagai antisipasi jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi sore nanti,” tegasnya.





















