Selama proses molting (biasanya 2-3 minggu), penguin tidak bisa berenang karena bulunya tidak kedap air, sehingga mereka harus tetap di darat dan tidak makan serta mengandalkan cadangan lemak yang mereka kumpulkan sebelumnya.
Penelitian itu mendapati bahwa sebagian besar penguin yang berhasil melalui proses molting mampu memulihkan kondisi tubuh dan kembali ke koloni untuk bertelur. Sebaliknya, penguin yang gagal mengalami molting kemungkinan besar mati kelaparan.
Dengan populasi global yang untuk pertama kalinya turun menjadi kurang dari 10.000 pasangan pada 2023, para peneliti menegaskan perlunya upaya serius untuk mencegah penurunan lebih lanjut ukuran koloni penguin Afrika.
Mereka merekomendasikan penutupan area penangkapan ikan di dekat koloni serta pengelolaan tekanan penangkapan ikan sarden dan ikan teri di Afrika Selatan untuk menahan penurunan populasi.
Pada 2024, Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) menetapkan status risiko kepunahan penguin Afrika meningkat menjadi kategori kritis. (Ant/Sputnik/RIA Novosti-OANA)

















