MATASEMARANG.COM – Sembilan orang mengalami luka bakar serius akibat ledakan petasan yang sedang dirakit sejumlah remaja di dalam rumah di Kota Pekalongan.
Kepolisian Resor Pekalongan Kota masih menyelidiki kasus ledakan petasan di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Sabtu.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pekalongan Kota Ajun Komisaris Polisi Setiyanto di Pekalongan, Sabtu, mengungkapkan ledakan besar itu terjadi saat sejumlah remaja merakit petasan di dalam rumah dengan menggunakan palu dan obeng.
“Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah,” katanya.
Selain itu, polisi juga menyita sejumlah sisa-sisa barang bukti, seperti selongsong petasan yang berisi serbuk maupun yang masih kosong.
Berdasarkan keterangan para saksi, suara ledakan terdengar dari arah rumah kosong yang berjarak sekitar tiga meter dari tempat tinggal korban.
Dampak ledakan petasan itu menyebabkan kaca rumah warga pecah serta bagian atap dan genteng mengalami kerusakan. Selain itu, para korban ledakan mengalami luka bakar dan luka ringan di beberapa bagian tubuh.
Didampingi Kasi Humas Polres Pekalongan Iptu Purno Utomo, ia mengatakan para korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bendan, Rumah Sakit Siti Khodijah, serta klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti ledakan petasan tersebut.
“Berdasar keterangan saksi, bahan peledak untuk petasan tersebut dibeli secara daring,” katanya.





















