Petinggi OJK dan BEI Mundur Berjamaah, Pasar Butuh Kejelasan Arah

MATASEMARANG.COM – Saat ini pasar membutuhkan kejelasan arah menyusul mundurnya berjamaah empat petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan seorang petinggi Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah tersebut guna meredam spekulasi serta menjaga kepercayaan pasar.

“Kejelasan tersebut penting untuk meredam spekulasi dan menjaga kepercayaan pasar agar isu ini tidak berkembang menjadi sentimen negatif yang lebih luas,” kata pengamat pasar modal David Sutyanto jawaban tertulisnya kepada Antara di Jakarta, Sabtu.

Ia mencatat pengunduran diri sejumlah pejabat tinggi yang terjadi hampir bersamaan, baik di OJK maupun BEI, memang menimbulkan banyak spekulasi di pasar.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Viral PHK di Gudang Garam, Tokoh Buruh Angkat Bicara

Hal ini bukan soal individu semata, melainkan karena pasar sangat sensitif terhadap kesinambungan kepemimpinan, arah kebijakan, dan stabilitas komunikasi kelembagaan.

“Dalam kondisi seperti ini, risiko utamanya bukan langsung pada fundamental pasar, melainkan pada persepsi,” ujar David.

Ia menambahkan ketidakjelasan narasi dan jeda komunikasi berpotensi memunculkan pertanyaan lanjutan, termasuk dari investor global dan lembaga seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI), mengenai konsistensi kebijakan dan koordinasi antarotoritas ke depan.

Oleh karena itu, ujar David, paling dibutuhkan saat ini adalah penjelasan resmi yang komprehensif, arah transisi yang jelas, serta penegasan bahwa agenda strategis dan reformasi pasar tetap berjalan.

BACA JUGA  Satgas Pasti Hentikan Kegiatan Usaha Omnicom Group Palsu

Sebelumnya, pada Jumat (30/1/2026), para petinggi bidang keuangan mengumumkan pengunduran diri dari jabatan secara beruntun dalam satu hari.

Pos terkait