Polsek Tembalang Latih Personel Cara Pemulasaran Jenazah

Polsek Tembalang menggelar pelatihan pemulasaran jenazah (foto: Polsek Tembalang)
Polsek Tembalang menggelar pelatihan pemulasaran jenazah (foto: Polsek Tembalang)

MATASEMARANG.COM – Polsek Tembalang Polrestabes Semarang kembali menggelar Forum Belajar Bersama sebagai wadah pengembangan kompetensi personel.

Kali ini, fokus kegiatan adalah Pelatihan Pemulasaraan Jenazah, yang berlangsung di Musala Al Iman Polsek Tembalang, Rabu 3 Desember 2025.

Pelatihan dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, menghadirkan narasumber dari Yayasan Raudhatul Jannah yang dipimpin oleh Ustadz Erick Yurianto.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Roadshow Tabungan Si Hebat dari Perumda BPR Bank Pasar Kota Semarang di CFD, Ada Hadiah Mobil untuk Nasabah

Para peserta, terdiri dari personel Polsek Tembalang dan Siswa Latja SIPSS, mendapatkan pemahaman sekaligus praktik langsung mengenai tata cara pemulasaraan jenazah sesuai syariat Islam.

Dalam sambutannya, Kapolsek Tembalang Kompol Kristiyastuti Handayani menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran semacam ini sangat penting bagi anggota Polri, terutama dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.

“Ilmu akan bernilai tinggi ketika diamalkan dan memberi manfaat bagi masyarakat, membawa kemaslahatan, serta menghadirkan perubahan positif bagi lingkungan sekitar. Ilmu hanya akan bermanfaat apabila kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

BACA JUGA  Mayat Ditemukan di “Tandon” PDAM Semarang, Ini Bahaya Pembusukan Jenazah

Ia menambahkan, kemampuan pemulasaraan jenazah merupakan salah satu bentuk pelayanan sosial yang bisa diberikan anggota kepolisian ketika masyarakat membutuhkan.

Pelatihan berlanjut dengan sesi praktik yang dipandu langsung oleh tim Yayasan Raudhatul Jannah.

Peserta diajak memahami tahapan penting dalam pemulasaraan, mulai dari memandikan, mengkafani, hingga tata cara pengurusan jenazah sesuai ketentuan agama.

Suasana pelatihan berlangsung penuh antusiasme. Para peserta terlihat serius mengikuti setiap tahapan, menyadari bahwa keterampilan ini bukan hanya ilmu, tetapi juga bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Pos terkait