Polda Jateng Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos dan Tangkal Radikalisme di Ruang Siber

ilustrasi media sosial (pixabay/ KNFind)
ilustrasi media sosial (pixabay/ KNFind)

MATASEMARANG.COM – Di era digital yang serba cepat, Polda Jawa Tengah terus memperkuat literasi digital masyarakat melalui sosialisasi bahaya hoaks dan paham radikalisme.

Kanit 1 Subdit 3 Ditressiber Polda Jateng AKP Untung Setiyahadi menjelaskan berbagai bentuk hoaks yang kerap beredar di media sosial.

Ia memaparkan cara mengenali informasi palsu serta langkah bijak dalam menerima dan menyebarkannya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Komplotan Pembuat Uang Palsu di Boyolali Dibongkar

“Kita rutin laksanakan patroli siber, melihat dinamika di ruang digital yang makin marak. Informasi viral sering kali menyesatkan, maka mari bersama-sama mengawasi agar tidak terpapar hal yang menyimpang,” ujar AKP Untung, Kamis 4 Desember 2025.

Selain hoaks, Polda Jateng menekankan pentingnya menangkal paham radikalisme yang berpotensi mengancam persatuan bangsa.

Masyarakat diajak saling mengingatkan, mengawasi, dan berperan aktif melapor jika menemukan indikasi penyebaran ideologi yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

“Fenomena itu ada, namun untuk Jawa Tengah secara umum situasi aman. Mari bersama-sama memantau dan mengawasi berita hoaks, lebih berhati-hati dengan cek, ricek, dan kroscek. Bijaklah dalam bermedia sosial,” imbuh AKP Untung.

BACA JUGA  Polda Jateng bongkar pabrik pupuk palsu di Boyolali

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi serupa di berbagai daerah.

Menurutnya, kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk membangun masyarakat yang cerdas bermedia.

“Harapan kami, semakin banyak masyarakat yang mampu memilah informasi, menolak ujaran kebencian, provokasi, maupun ajakan radikal. Kolaborasi adalah kunci,” tegas Artanto.

Pos terkait