Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar Resmikan Markaz Turats Ulama Kudus

MATASEMARANG.COM – Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar meresmikan Markaz Turats Ulama Kudus yang berlokasi di Jalan Sunan Kudus, Jawa Tengah. Markaz ini didirikan sebagai pusat pelestarian karya-karya ulama terdahulu di Kabupaten Kudus agar dapat dikenali dan dipelajari generasi muda.

Peresmian markaz ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar didampingi Ketua Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus MC. Fatchan.

Ketua Turats Ulama Kudus Nanal Ainal Fauz ditemui usai peresmian di Kudus, Selasa, mengatakan peresmian Markaz Turats Ulama Kudus menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian, pengkajian, dan pengembangan khazanah keilmuan ulama Nusantara, khususnya ulama Kudus.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Anak Berpotensi Stunting di Kendal Dapat Bantuan Bahan Makanan Bergizi Selama 8 Bulan

“Turats Ulama Kudus ini merupakan ikhtiar khidmah untuk melestarikan karya-karya turats peninggalan para ulama leluhur kita, terutama ulama Kudus, agar tidak punah dimakan zaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan Markaz Turats Ulama Kudus berfungsi sebagai pusat dokumentasi, riset, dan pengkajian warisan intelektual ulama, baik berupa manuskrip, kitab kuning, maupun karya-karya keilmuan lain yang menjadi fondasi tradisi Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

“Keberadaan markaz ini diharapkan menjadi rujukan akademik bagi santri, peneliti, dan masyarakat luas,” ujarnya.

BACA JUGA  Jateng Bentuk Satgas Pengelolaan Sampah, Jadi Contoh Nasional Berbasis Lingkungan Berkelanjutan

Saat ini, kata dia, Turats Ulama Kudus berhasil mengumpulkan sekitar 100 kitab karya ulama Kudus, baik dalam bentuk manuskrip asli maupun cetakan lama. Salah satu program utama yang dijalankan, yakni digitalisasi manuskrip, termasuk naskah tertua yang berusia hampir tiga abad, diperkirakan ditulis sekitar tahun 1.750 Masehi.

Pos terkait