Akhir tahun, hanyalah batas waktu administratif. Ia tidak memiliki kuasa menentukan apakah kita layak berbahagia, berhasil, atau gagal. Kuasa itu tetap berada pada cara kita memperlakukan diri sendiri.
Jika ada satu hal yang patut dibawa ke tahun berikutnya, barangkali bukan resolusi panjang atau rencana gemerlap, melainkan keberanian sederhana untuk berkata: tahun ini melelahkan, dan itu sah. Bertahan pun adalah bentuk pencapaian.
Tidak semua hidup harus dirayakan, sebagian cukup diterima dengan jujur. (Antara)


















