Satu-satunya Akses, Jembatan Darurat di Mangkang Wetan Harus Segera Dibangun

MATASEMARANG.COM – Ketua DPRD Kota Semarang Kadalusman mendorong Pemerintah Kota Semarang berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana untuk segera membangun jembatan darurat di RW 7 Kelurahan Mangkang Wetan Kecamatan Tugu.

Pasalnya, jembatan yang menjadi penghubung warga antar RT di RW 7 tersebut telah roboh setelah diterjang derasnya arus Sungai Bringin beberapa waktu lalu.

Robohnya jembatan tersebut membuat akses dan mobilitas warga menjadi terisolir. Bahkan untuk beraktivitas, saat ini warga hanya bisa memanfaatkan akses satu-satunya dengan menggunakan perahu dan berbayar Rp2 ribu sekali jalan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Soroti Opsen PKB, DPRD Dorong Evaluasi Tarif dan Sosialisasi Pada Masyarakat

Di RW 7 tersebut terdapat dua RT yakni RT 4 dan RT 5 yang dipisahkan oleh aliran Sungai Bringin. Jembatan itu juga menghubungkan dengan RT lainnya atau untuk menuju jalan utama menuju ke Kelurahan Mangunharjo dan ke arah Mangkang Wetan.

Total warga yang tinggal di wilayah tersebut sekitar 150 – 200 keluarga. 

Akibat putusnya akses jembatan tersebut, DPRD mendorong Pemkot Semarang segera berkoordinasi dengan BBWS untuk segera membangun kembali jembatan tersebut.

“Saya melihat merasa kasihan, mereka terisolir, kalau mau nyebrang pakai perahu bayar Rp2 ribu sekali jalan. Itu kewenangan BBWS  dan kemarin kami sudah berkoordinasi dengan DPU, BBWS sudah merespons, saya harap segera dibangun jembatan,” kata Pilus, sapaan akrabnya, Selasa, 20 Januari 2026.

BACA JUGA  Krisseptiana Ingin Setiap Anak di Kota Semarang Dapat Pendidikan yang Bermutu

Pilus mengatakan, jembatan di lokasi tersebut dinilai sangat penting karena menyangkut dengan akses mobilisasi warga sehari-hari.

Pos terkait