Namun, Perwakilan Tetap Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani sebelumnya menegaskan bahwa Iran akan terus membela diri hingga agresi dan “tindakan barbar Amerika Serikat dan Israel” dihentikan.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari yang dilaporkan menewaskan lebih dari 900 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan sedikitnya 165 siswi sekolah.
Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan lokasi-lokasi yang terkait dengan AS di negara-negara Teluk. [Ant]


















