“Tugboat” Berisi Para ABK WNI Terbakar di Selat Hormuz

Selat Hormuz
Lalu linta kapal di Selat Hormuz. Foto: Anadolu

MATASEMARANG.COM – Kapal tunda atau tugboat bernama Musaffah 2 berbendera UEA berisi sejumlah pekerja Indonesia meledak dan terbakar di Selat Hormuz pada 6 Maret 2026.

Sejak perang dengan AS dan Israel, Iran menutup Selat Hormuz, jalur yang menjadi lalu lintas sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia.

Menghadapi insiden tersebut, Kementerian Luar Negeri RI menyerukan penyelidikan menyeluruh atas tugboat  Musaffah 2 dengan awak WNI tersebut.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  AS Tak Punya Sistem Pengadang Rudal Jelajah Baru Rusia

“Kementerian Luar Negeri juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini dan perwakilan RI sedang berkoordinasi dengan otoritas Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman serta pihak perusahaan kapal,” kata Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang melalui rekaman video di Jakarta, Minggu.

Yvonne menyampaikan bahwa pada 6 Maret, Kemlu melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi dan KBRI Muscat menerima laporan terkait insiden yang menimpa satu tugboat bernama Musaffah 2 berbendera UEA, yang terjadi di Selat Hormuz di antara perairan UEA dan Oman pada 6 Maret pukul 2 dini hari waktu setempat.

BACA JUGA  Iran Tutup Selat Hormuz

Kapal tersebut berawak berawak total tujuh anak buah kapal (ABK) termasuk empat WNI ABK dan berpenumpang enam teknisi termasuk satu WNI teknisi.

Saat insiden tersebut, lanjut jubir Kemlu, Musaffa 2 sedang melakukan pengecekan terhadap kapal kontainer Safeen Prestige yang rusak. Berdasarkan saksi mata, Musaffah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar. Pada saat kejadian, empat WNI ABK berada di kapal Musaffah 2 dan satu WNI teknisi sedang berada di kapal kontainer Safeen Prestige.

Pos terkait