Wacana Sekolah Enam Hari, Begini Kata Wali Kota Semarang

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. (matasemarang.com/Lia Dina)
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Ramai menjadi perbincangan publik adanya wacana sekolah kembali menjadi enam hari untuk jenjang SMA/SMK yang hingga saat ini formulasinya masih dalam kajian di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menanggapi wacana mengembalikan sekolah ke enam hari tersebut. Ia mengatakan dalam mengambil keputusan, nantinya ia akan berhati-hati, apalagi sebuah kebijakan untuk pendidikan harus memastikan manfaat secara nyata bagi siswa dan keluarga.

Pemerintah Kota Semarang sendiri tidak akan menutup kemungkinan untuk mengembalikan sekolah menjadi enam hari untuk jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP. Namun keputusan harus melalui kajian yang komprehensif.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  TPS Muktiharjo Kidul Sudah Melebihi Kapasitas, Warga Keluhkan Bau Sampah Menyengat

“Kita sudah koordinasi dengan pusat yang jelas harus ada kajian yang komprehensif dari Bappeda sebelum mengambil keputusan,” kata Agustina, Rabu 26 November 2025.

Menurutnya, jika sekolah enam hari diberlakukan kembali maka harus disiapkan aktivitas pendukung di luar jam pelajaran agar siswa tetap mendapatkan manfaat tambahan.

Seharusnya, perubahan ini menurut Agustina akan bisa membuka ruang kegiatan positif yang bisa membantu perkembangan karakter dan akademik anak.

“Anak-anak bisa mengikuti kegiatan sore yang positif seperti mengaji, les menari atau ketampilan tambahan yang menghindarkan dari kegiatan negatif,” tuturnya.

BACA JUGA  Tarling di Lapas Perempuan: Wali Kota Semarang Dorong Warga Binaan Jadi “Entrepreneur”

Sementara itu Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS) Setyo Budi mengatakan kebijakan lima hari sekolah sudah diberlakukan sejak beberapa waktu lalu dan hingga kini belum ditemukan masalah signifikan.

Pos terkait