166 Sekolah Rakyat Resmi Beroperasi, Kemkomdigi Pastikan Sambungan Internet Tersedia

ilustrasi internet/wifi gratis (pixabay/methodshop)
ilustrasi internet/wifi gratis (pixabay/methodshop)

MATASEMARANG.COM – Pemerintah meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota, sebagai upaya memastikan setiap anak memperoleh hak belajar tanpa terhambat faktor ekonomi maupun wilayah.

Peresmian dilakukan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Senin 12 Januari 2026.

Prabowo menyebut Sekolah Rakyat sebagai langkah berani menghadirkan keadilan sosial di bidang pendidikan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  LPPM Unsoed Gaungkan Transformasi Digital Berkelanjutan Berbasis Nilai Lokal

“Melalui Sekolah Rakyat, negara membuka harapan baru bagi anak-anak dari keluarga yang sebelumnya sulit mengakses pendidikan, sekaligus menyiapkan generasi Indonesia yang berdaya saing di masa depan,” ujarnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan bahwa program ini menampung 15.954 siswa dengan dukungan 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kemkomdigi atas dukungan jaringan dan infrastruktur digital.

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan komitmen kementeriannya dalam menyediakan konektivitas internet, penguatan jaringan sekolah, serta literasi digital.

BACA JUGA  Unnes Buka Prodi Kedokteran Hewan

“Dukungan ini memastikan proses belajar mengajar berjalan lancar di seluruh wilayah,” katanya.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, pemerintah berharap pendidikan bermutu dapat dirasakan secara merata, sekaligus memperkuat fondasi generasi muda Indonesia di masa depan.

Pos terkait