Kasus MBG, Puluhan Siswa SMAN 2 Kudus Masih Jalani Rawat Inap di RS

MATASEMARANG.COM – Sebanyak 34 siswa dari 118 murid SMA Negeri 2 Kudus yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) masih harus menjalani rawat inal di sejumlah rumah sakit di Kota Rokok tersebut.

Puluhan siswa diputuskan harus menjalani perawatan di sejumlah RS setelah tim medis melakukan observasi kesehatan korban.

“Data sebelumnya tercatat ada 34 siswa yang harus menjalani rawat inap di enam rumah sakit di Kabupaten Kudus,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Mustiko Wibowo, Jumat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Puluhan Siswa SMKN 11 Semarang Keracunan MBG, Ada yang Dirawat di RS

Keenam rumah sakit tersebut adalah RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu, RS Kartika, RS Kumala Siwi, RS Islam, dan RS Aisyiyah.

Ia memperkirakan sudah ada yang pulang setelah mendapatkan perawatan sehingga data tersebut harus dimutakhirkan untuk jumlah pastinya per hari ini (30/1).

Sebanyak 34 siswa yang harus menjalani rawat inap, kata dia, merupakan siswa yang sebelumnya dirawat di sejumlah rumah sakit. Setelah dilakukan observasi, mereka diminta untuk rawat inap.

BACA JUGA  Cegah Keracunan, BGN Minta Kepala Sekolah Dilibatkan Cek Mutu Makanan MBG

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus Ahmad Syaifuddin membenarkan bahwa di rumah sakit itu terdapat lima siswa SMA 2 Kudus yang menjalani rawat inap.

Awalnya, kata dia, terdapat 16 anak yang menjalani perawatan pada Kamis (29/1), kemudian setelah observasi ada lima anak yang harus menjalani rawat inap.

“Hari ini (30/1), kondisi kelima pasien tersebut sudah membaik. Mudah-mudahan hari ini (30/1) sudah bisa pulang,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Hakam mengungkapkan ada 18 siswa SMA 2 Kudus yang menjalani rawat inap. Namun, tiga pasien di antaranya meminta pulang atas permintaan sendiri.

Pos terkait