MATASEMARANG.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memastikan daya tampung di sekolah baik negeri maupun swasta gratis cukup untuk menampung siswa usia sekolah baik jenjang TK, SD dan SMP.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Muhammad Ahsan menegaskan daya tampung sekolah mencukupi untuk siswa di Kota Semarang. Ia mengatakan para orang tua tidak perlu khawatir karena semua anak usia sekolah akan bisa bersekolah dengan layak.
“Kami pastikan semua anak di Kota Semarang bisa dapat sekolahan. Saya pastikan daya tampung cukup untuk SPMB 2026,” kata Ahsan setelah kegiatan Puncak Hari Pendidikan Nasional di Sekolah Karangturi Semarang, Senin, 18 Mei 2026.
Ahsan mengatakan pada kegiatan juga dilakukan peluncuran Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 yang pendaftarannya akan dimulai pada bulan Juni melalui sistem online.
“Hari ini kita selain launching SPMB juga penandatanganan pakta integritas bahwa SPMB akan dilaksanakan dengan transparan, akuntabel dan berjalan sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.
Ahsan menyebut dalam SPMB 2026 akan dibuka empat jalur yakni jalur prestasi, domisili, afirmasi dan mutasi.
Terbaru, dalam sistem SPMB 2026 ini tidak hanya sekolah negeri yang akan masuk dalam sistem tetapi juga ada 133 sekolah swasta gratis yang akan masuk dalam sistem.
Sekolah swasta gratis ini yang masuk dalam SPMB ini nantinya bisa digunakan bagi siswa kurang mampu yang tidak bisa diterima di sekolah negeri.
“133 sekolah swasta ini akan masuk dalam SPMB, jadi nanti siswa yang tidak keterima di negeri bisa secara otomatis masuk ke swasta gratis sesuai dengan pilihan yang sudah dimasukan saat menginput di sistem,” tuturnya.


















