Hadiri Global Water Summit 2026 di Spanyol, Dirut PDAM Kota Semarang: Perkuat Transformasi Layanan Air Minum

Direktur Utama PDAm Tirta Moedal Semarang Ady Setiawan. (matasemarang.com/Lia Dina)
Direktur Utama PDAm Tirta Moedal Semarang Ady Setiawan. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Global Water Summit 2026 resmi diselenggarakan di Madrid Marriott Auditorium, Spanyol pada 18-20 Mei 2026.

PDAM Tirta Moedal Kota Semarang bakal menjadi bagian kegiatan yang mengumpulkan para pimpinan utilitas air.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Ady Setiawan salah satu perwakilan dari Indonesia yang akan menghadiri kegiatan yang merupakan salah satu forum strategis sektor air dunia.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Hore! Waroeng Semawis Kembali Buka Setelah Setahun Vakum

Dalam Global Water Summit ini selain mempertemukan para pemimpin utilitas air, juga menjadi ajang pertemuan para investor infrastruktur, penyedia teknologi, lembaga pembangunan hingga pengambil kebijakan dari berbagai negara.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen PDAM Semarang untuk memperkuat transformasi layanan air minum, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta mendorong inovasi pengelolaan air perkotaan yang berkelanjutan.

“Forum ini menjadi ruang penting untuk membahas berbagai tantangan sektor air, termasuk ketahanan sumber daya air, perubahan iklim, pembiayaan infrastruktur, digitalisasi, efisiensi operasional, dan peningkatan akses layanan air minum,” kata Wawan, sapaan akrabnya, Rabu, 13 Mei 2026.

BACA JUGA  Mayat Perempuan di Kos, Polsek Gajahmungkur: Tak Ada Tanda Kekerasan

Dalam forum tersebut, Direktur Utama PDAM Semarang juga menjadi bagian dari 300 Water Leaders, yaitu jejaring global pemimpin utilitas air yang dibentuk untuk mempercepat keberhasilan 300 utilitas dalam mendukung akses air minum dan sanitasi bagi 300 juta penduduk tambahan pada tahun 2030.

“Jadi program ini menempatkan utilitas air sebagai aktor utama dalam pencapaian Sustainable Development Goal 6, khususnya melalui transformasi layanan, strategi yang ambisius, dan pembelajaran antarsejawat,” jelasnya.

Pos terkait