Proyek PSEL di Semarang Raya Dipercepat, Target Zero Sampah 2028

Sampah di TPA Jatibarang Semarang (semarangkota.go.id)
Sampah di TPA Jatibarang Semarang (semarangkota.go.id)

MATASEMARANG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat penanganan sampah melalui pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Nota kesepahaman dengan Danantara ditandatangani di Gedung Kemenko Bidang Pangan, Senin 11 Mei 2026, disaksikan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Tahap awal proyek strategis ini akan dibangun di TPA Jatibarang Semarang, dengan kapasitas mengolah 1.100 ton sampah per hari.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Cuaca Semarang Rabu 26 November 2025 Berawan Sejak Pagi

Skema ini mencakup 1.000 ton dari Kota Semarang dan 100 ton dari Kabupaten Kendal.

Selain itu, Pemprov Jateng juga mengusulkan kawasan aglomerasi lain seperti Pati Raya, Tegal Raya, dan Pekalongan Raya untuk tahap berikutnya.

“Kami ingin persoalan sampah benar-benar selesai sesuai arahan Presiden, menuju zero sampah,” tegas Gus Yasin.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan percepatan pembangunan PSEL merupakan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto.

Targetnya, 25 lokasi darurat sampah di 62 kabupaten/kota harus terselesaikan dalam tiga tahun.

BACA JUGA  Jawab Tantangan Ekonomi dan Iklim, Warga Banyumanik Didorong Bercocok Tanam di Pekarangan Rumah

“Tahun 2027 separuh selesai, Mei 2028 seluruh titik darurat selesai,” ujarnya.

Kepala DLHK Jateng Heru Djatmika menambahkan, timbunan sampah lama di TPA Jatibarang mencapai 3 juta ton.

Sampah baru akan diolah menjadi listrik, sementara timbunan lama diubah menjadi solar melalui kerja sama dengan TNI.

Data 2026 menunjukkan timbulan sampah di Jateng mencapai 17.539 ton per hari atau setara 6,4 juta ton per tahun. Namun baru 26,78 persen yang terkelola, sisanya masih ditangani dengan sistem open dumping.

Pos terkait