Kolaborasi Unsoed-Yarsi Mataram Perkuat SDM Kesehatan

Penandatanganan MoU Unsoed dengan Institut Kesehatan Yarsi Mataram di Purwokerto, Selasa 12 Mei 2026 (foto: Humas Unsoed)
Penandatanganan MoU Unsoed dengan Institut Kesehatan Yarsi Mataram di Purwokerto, Selasa 12 Mei 2026 (foto: Humas Unsoed)

MATASEMARANG.COM – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Institut Kesehatan Yarsi Mataram melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Selasa, 12 Mei 2026 di Purwokerto.

Penandatanganan MoU ini dihadiri langsung oleh Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng., Wakil Rektor Bidang Keuangan Prof. Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum., Rektor Institut Kesehatan Yarsi Mataram Dr. Zul Hendri, Ns., M.Kep., Ketua Pengurus Yayasan RSI NTB Drs. H. Lalu Imam Syafii, M.Si., serta jajaran pimpinan fakultas dan tamu undangan.

BACA JUGA  Peneliti UI: Daun Kaliandra Jadi Solusi Energi Bersih

Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antarperguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan pendidikan kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola institusi, serta pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Bacaan Lainnya

Prof Akhmad Sodiq menjelaskan bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam menghadapi tantangan global di bidang pendidikan dan kesehatan.

BACA JUGA  Dosen Kimia UIN Walisongo Semarang jadi Guest Lecture di Malaysia

“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi komitmen bersama untuk tumbuh dan berkembang melalui kolaborasi produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Prof Kuat Puji Prayitno menekankan pentingnya tata kelola perguruan tinggi yang efektif dan efisien sebagai fondasi pengembangan institusi.

Lalu Imam Syafii juga berharap kerja sama ini menjadi sarana pembelajaran dan penguatan kelembagaan bagi yayasan maupun institusi pendidikan di bawah naungannya.

Dr Zul Hendri menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen meningkatkan akreditasi, kualifikasi dosen, serta pengembangan rumah sakit pendidikan sebagai bagian dari peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.

Pos terkait