Unsoed dan Disperindag Jateng Cetak Santripreneur Mandiri

Unsoed dan Disperindag Jateng cetak Santripreneur mandiri (foto: Unsoed)
Unsoed dan Disperindag Jateng cetak Santripreneur mandiri (foto: Unsoed)

MATASEMARANG.COM – Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah menggelar Bimbingan Teknis “Penumbuhan dan Pendampingan Wirausaha Baru (WUB) bagi Santri di Provinsi Jawa Tengah”.

Kegiatan ini berlangsung 28–30 April 2026 di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Banjarnegara.

Program ini merupakan implementasi Perda Nomor 10 Tahun 2023 tentang Fasilitasi dan Sinergitas Penyelenggaraan Pesantren.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Fakultas Kedokteran Unsoed Siapkan Tujuh Program Spesialis

Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya dan Perwilayahan Industri Disperindag Jateng Esti Wulandari menjelaskan bahwa kegiatan ini menopang visi pembangunan jangka panjang Jawa Tengah sebagai penumpu pangan dan industri nasional.

Kepala Disperindagkopukm Banjarnegara Adi Cahyono Purwo Saputro menyambut positif program tersebut.

Ia menekankan pentingnya penguatan jiwa kewirausahaan di kalangan santri.

“Santri memiliki karakter disiplin dan nilai-nilai kuat. Dengan keterampilan kewirausahaan yang tepat, mereka dapat menjadi penggerak ekonomi lokal,” ujarnya.

Pelatihan menghadirkan lima dosen Fakultas Pertanian Unsoed sebagai narasumber, yakni Budi Dharmawan, Dr. Irene Kartika Eka Wijayanti, Ratna Satriani, Kunandar Prasetyo, dan Nur Wijayanti.

BACA JUGA  Mahasiswa Unsoed Ajak Murid SD Cegah Demam Berdarah dengan 3M dan Lilin Lavender

Materi yang diberikan mencakup manajemen usaha, pengembangan produk berbasis potensi lokal, pemasaran digital, serta pengelolaan keuangan usaha mikro.

Program santripreneur ini bertujuan membangun generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga tangguh secara ekonomi.

Pos terkait