Jubir Unsoed: Mahasiswa yang Diduga Dianiaya Terlibat Laporan Kekerasan Seksual

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)

MATASEMARANG.COM – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memberikan penjelasan resmi terkait kabar dugaan penganiayaan yang menimpa salah satu mahasiswanya berinisial D.

Pihak kampus membenarkan adanya dugaan peristiwa tersebut, namun juga mengungkap fakta lain di balik kasus yang sedang viral ini.

Juru Bicara Unsoed Dian Bestari Santi Rahayu, S.IP., M.I.Kom. menyampaikan bahwa berdasarkan pengakuan D dan orang tuanya, penganiayaan tersebut diduga dipicu oleh adanya laporan kasus Kekerasan Seksual (KS) yang melibatkan D sebagai pihak terlapor.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Presiden Segera Bangun 10 Universitas Baru, Fokus Prodi Medis dan Sainstek

“Adalah benar terjadi dugaan penganiayaan terhadap mahasiswa D. Namun, penganiayaan ini diduga dilatarbelakangi oleh kasus kekerasan seksual oleh D berdasarkan laporan korban kepada Satgas PPK,” ujar Dian dalam keterangan tertulisnya, Rabu 22 April 2026.

Bantah Adanya Intimidasi Pejabat Kampus

Menanggapi isu yang beredar mengenai adanya tekanan dari pihak internal, Unsoed secara tegas membantah adanya intimidasi yang dilakukan oleh pejabat kampus terhadap D. Sebaliknya, pihak kampus justru mempersilakan D untuk menempuh jalur resmi.

BACA JUGA  Mahasiswa KKN Unsoed Siap Mengabdi di 70 Desa dan Belitung Timur

Dian menjelaskan bahwa hingga saat ini, pihak D belum melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya kepada Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Unsoed.

Di sisi lain, Satgas PPK justru telah menerima laporan dari dua orang mahasiswa yang diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh saudara D.

“Kami menyesalkan kejadian dugaan kekerasan seksual maupun dugaan penganiayaan ini tidak segera dilaporkan ke Satgas PPK Unsoed sejak awal,” lanjutnya.

Pos terkait