Kala Pemilik Akal Asli Menggugat yang Imitasi

AI
Ilustrasi AI. Frerpik

Karena hanya manusia yang memiliki niat, hanya manusia yang bisa memilih untuk menyalahgunakan, dan hanya manusia yang dapat dimintai pertanggungjawaban moral.

Jika akal asli memilih berhenti bekerja, maka seketat apapun pagar dibangun, kecerdasan imitasi akan terus dijadikan kambing hitam. [Antara]

BACA JUGA  MUI: Pejabat Harus Jaga Etika dalam Bermedia Sosial

Pos terkait