300an MBG Roti Berjamur Ditemukan di Blora, SPPG di Jateng Diminta untuk Perketat SOP

Wagub Jateng Taj Yasin. (matasemarang.com/Lia Dina)
Wagub Jateng Taj Yasin. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jawa Tengah diminta untuk memperketat standar operasional, mulai dari pengemasan, penyimpanan hingga pengiriman makanan sampai ke penerima manfaat.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen usai merespons adanya temuan roti berjamur dalam distribusi program MBG di Kabupaten Blora beberapa hari lalu.

“Saya berharap SPPG-SPPG untuk diedukasi betul,” kata Taj Yasin yang juga sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Jateng di Semarang pada Rabu, 25 Februari 2026.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  104 Santri Sumowono Kini Bisa Nikmati Makan Bergizi Gratis

Ia menyampaikan, setiap kelalaian dalam penyediaan menu akan ditindak melalui mekanisme audit hingga sanksi tegas bagi SPPG yang melanggar.

Pengawasan program MBG, lanjutnya, telah dilengkapi satuan tugas dan petugas khusus. Setiap kesalahan dalam proses penyediaan maupun distribusi makanan tidak akan dibiarkan.

Taj Yasin mengatakan, pelanggaran yang terbukti dapat berujung pada audit menyeluruh. Bahkan, jika ditemukan ketidaksesuaian standar yang serius, penutupan terhadap SPPG yang bersangkutan dapat dilakukan.

Taj Yasin juga mengimbau mengenai distribusi MBG selama Ramadan. Ia mengungkapkan adanya masukan dari tokoh agama, agar pola distribusi disesuaikan demi menghormati peserta didik yang menjalankan ibadah puasa.

BACA JUGA  Tiga Eks Petinggi Bank Jateng Jadi Tersangka Kasus Sritex, Dirut Angkat Bicara

“Terkait Ramadan, memang ada pengaturan-pengaturan khusus. Kami ingin program ini tetap berjalan baik, namun juga menghormati kondisi siswa-siswi yang berpuasa,” jelasnya.

Pos terkait