Menurut Luthfi, Jawa Tengah merupakan wilayah utama perlintasan nasional, sehingga persiapan infrastruktur tidak boleh dilakukan setengah-setengah.
Berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan, sebanyak 17,7 juta orang diperkirakan masuk ke Jawa Tengah selama periode Lebaran 2026. Secara nasional, Jawa Tengah juga tercatat sebagai provinsi tujuan favorit dengan estimasi pergerakan mencapai 38,71 juta orang.
Menghadapi lonjakan tersebut, Luthfi menekankan kondisi jalan provinsi terus dimantapkan.
“Kita mempunyai jalan hampir 2.200 kilometer yang menjadi kewenangan provinsi. Tingkat kemantapan jalan provinsi 94 persen. Tahun 2026 fokus pada perawatan,” jelasnya.


















