MATASEMARANG.COM – Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengungkapkan impor 160 ribu kendaraan pikap untuk kegiatan operasional koperasi desa/kelurahan merah putih, tak hanya berasal dari India, tapi juga China dan Jepang.
“Semua kendaraan sudah dilakukan pengadaannya, sebanyak 160 ribu (unit),” kata Joao, saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, Jakarta, Selasa.
Lebih lanjut, Joao mengatakan pihaknya memilih opsi impor karena spesifikasi kendaraan pikap yang menggunakan sistem penggerak empat roda (4WD/4-by-4/4×4) tidak diproduksi di Indonesia.
“Semua mobil yang ada di sini kan kalau 4×4 semuanya full impor. Tidak ada yang pembuatan lokal, tidak ada,” ujar dia.
Ia pun merinci kendaraan angkutan barang dari sejumlah pabrikan otomotif seperti Hino, Mitsubishi, dan Isuzu dari Jepang, serta pabrikan otomotif China yaitu Foton, diimpor bersama dengan ribuan truk dan pikap dari India.
“(Sebanyak) 160 ribu (unit pikap/truk) itu terdiri atas 13.600 (unit) dari Jepang atau dari Mitsubishi, 10 ribu (unit) dari Hino (pabrikan) Jepang, 900 (unit) dari Isuzu (pabrikan) Jepang. Foton 13 ribu (unit) dari China, baru sisanya dari India yang datang,” ujar Joao.
Lebih jauh, Joao mengatakan total anggaran pengadaan kendaraan tersebut adalah sebesar Rp200 triliun, yang berasal dari alokasi pembangunan per kopdes/kel merah putih sebesar Rp3 miliar.
Namun, terkait data jumlah unit yang sudah berada di Indonesia dan siap disalurkan untuk kebutuhan kopdes/kel merah putih, Joao mengaku tidak memiliki data pasti.





















