Armada itu juga telah mempraktikkan operasi penolakan akses yang bertujuan mencegah pasukan asing mengirimkan bala bantuan jika terjadi konflik, sebut salah satu sumber yang dikutip.
“Ini jauh melampaui kebutuhan pertahanan nasional China dan menciptakan risiko bagi semua pihak,” kata seorang pejabat yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut dalam laporan Reuters, seraya menambahkan bahwa Beijing sedang menguji respons di ibu kota regional dengan pengerahan pasukan yang “belum pernah terjadi sebelumnya”. (Ant/Kyodo)

















