MATASEMARANG.COM – Keberadaan Toko Roti Gambang di Pasar Johar Utara sempat jadi perbincangan warganet di media sosial. Toko itu disebutkan milik anak Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng.
Narasi pada unggahan Instagram di akun @dinaskegelapan_kotasemarang menyebut akan adanya pemugaran tembok tepat di depan toko roti untuk akses masuk ke lokasi tersebut. Hal ini menjadi perbincangan warganet karena toko roti yang diduga milik anak wali kota memiliki akses yang eksklusif dibanding pedagang lain di Pasar Johar.
Menanggapi informasi tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Aniceto Magno Da Silva memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa tidak ada kebijakan pembongkaran pagar di kawasan Pasar Johar Semarang.
“Saya tidak tahu kenapa sampai jadi polemik. Tidak ada pembongkaran pagar. Justru kami melakukan penataan,” kata Aniceto saat dikonfirmasi pada Kamis, 2 April 3026.
Aniceto mengatakan lokasi yang saat ini digunakan Toko Roti Gambang memang sudah bertahun-tahun tidak dipakai sehingga ketika ada warga masyarakat yang ingin memanfaatkan lapak tersebut, maka dipersilakan.
“Itu sudah bertahun-tahun tidak dipakai. Katanya untuk museum tapi dibiarkan begitu saja. Setelah saya lihat ada peluang, maka kita menawarkan ke teman-teman yang mau memakai siapa dan konsepnya harus beda. Kebetulan Toko Roti Gambang ini masuk,” jelasnya.
Ia menegaskan Pasar Johar harus kembali hidup dan ramai. Pasalnya, Kementerian Perdagangan belum bisa membantu memberikan fasilitas ke Pemerintah Kota Semarang selama Pasar Johar tidak bisa ramai kembali.




















