MATASEMARANG.COM – Halte BRT Semarang Zoo yang saat ini tidak aktif banyak dikeluhkan oleh masyarakat, terutama wisatawan asal Kota Semarang yang akan berkunjung ke Kebun Binatang Semarang atau Semarang Zoo.
Letaknya yang strategis yakni tepat di depan Semarang Zoo membuat pengunjung kebun binatang lebih mudah menjangkaunya. Namun saat ini halte BRT tersebut dinonaktifkan.
Kepala BLU Trans Semarang Haris Setyo Yunanto buka suara dan beberkan sejumlah alasan penonaktifan halte BRT yang berada di ujung barat Kota Semarang tersebut.
Haris mengatakan ketika halte BRT Semarang Zoo diaktifkan justru membuat ekosistem baru dari paguyuban angkot eksisting yang menjadikan halte tersebut sebagai terminal bayangan. Akibatnya, angkot-angkot ini tidak masuk ke Terminal Mangkang.
“Pada saat itu justru menjadi halte bayangan terminal Mangkang jadi yang dari Semarang mau ke arah Kendal, Kaliwungu yang seharusnya mereka transit di terminal Mangkang, mereka turun semua di halte Semarang Zoo. Ini membuat ekosistem angkot eksisting ngetem di seputaran halte Semarang Zoo yang seharusnya mereka masuk di terminal Mangkang,” jelas Haris, Jumat, 10 April 2026.
Kemudian, alasan lain penonaktifan halte BRT karena dulu sebel ada exit tol Kaliwungu, kendaraan dari arah kota yang akan masuk ke Terminal Mangkang lebih mudah untuk putar balik.
Namun semenjak adanya exit tol Kaliwungu, sesuai dengan kajian keselamatan lalu lintas berkendara memiliki potensi yang membahayakan kendaraan, mengingat saat ini jalur tersebut menjadi jalur utama mobilisasi kendaraan umum.





















