MATASEMARANG.COM — Kecelakaan yang melibatkan truk trailer kembali terjadi di jalur Silayur, Kecamatan Ngaliyan, pada Jumat, 10 April 2026 pagi. Insiden ini menjadi sorotan DPRD Kota Semarang.
Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Agus Riyanto Slamet mendesak Pemerintah Kota Semarang segera mengevaluasi menyeluruh terkait aturan operasional truk besar.
Insiden yang berulang kali terjadi, katanya, menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap pelanggaran aturan, khususnya terkait jam operasional kendaraan berat dan volume muatan truk.
“Dishub dan pemerintah harus mengevaluasi kenapa kejadian masih berulang, padahal aturan sudah ada. Ini menunjukkan masih adanya pelanggaran yang terjadi, terutama terkait jam melintas truk besar dan muatannya,” kata Agus, Jumat, 10 April 2026.
Harus Berani Melawan
Agus juga menyoroti dugaan adanya pihak-pihak yang memaksakan truk tetap beroperasi di luar jam yang telah ditentukan.
Oleh karena itu, pemkot harus tegas dan berani melawan praktik tersebut, termasuk jika ada oknum yang membekingi praktik berbahaya tersebut.
“Harus ada keberanian untuk melawan pihak-pihak yang memaksa agar truk bisa melintas di luar jam yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya mendorong pemberian sanksi tegas kepada perusahaan yang tidak patuh terhadap aturan.
Politikus PKS ini juga meminta pemerintah tidak memberikan izin operasional kepada pengusaha yang terbukti melanggar secara berulang.
“Perlu ada sanksi bagi perusahaan yang bandel, dan tidak memberikan izin melintas bagi pengusaha yang tidak taat aturan,” pungkasnya. ***





















