Masyarakat Khawatir Pengeboran Gunung Ungaran Merusak Gedong Songo dan Mata Air

Semar Gugat menolak proyek Geotermal Gunung Ungaran (foto: dok Semar Gugat)
Semar Gugat menolak proyek Geotermal Gunung Ungaran (foto: dok Semar Gugat)
  • Gerakan Semar Gugat menggelar aksi penolakan proyek geothermal Gunung Ungaran
  • Proyek tersebut dirasa menjadi ancaman kerusakan mata air, lahan pertanian, serta Cagar Budaya Gedong Songo.
  • Dinas ESDM Jawa Tengah menegaskan proyek geotermal masih tahap administrasi awal dan pengeboran baru dimulai akhir 2028 setelah melalui proses Amdal dan konsultasi publik

MATASEMARANG.COM – Aliansi masyarakat, jaringan seniman, serta pemuda dari kawasan lereng Gunung Ungaran dan Telomoyo yang tergabung dalam gerakan Semar Gugat menggelar aksi penolakan terbuka di Camp Kendalisodo, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Rabu, 2 September 2026.

BACA JUGA  DPRD Jateng Minta Pemerintah Pusat Tinjau Ulang Proyek Geothermal Gunung Ungaran

Massa berkumpul untuk menyuarakan penolakan keras terhadap rencana proyek pengembangan panas bumi (geotermal) yang menyasar wilayah hulu dan ruang hidup warga setempat.

Perwakilan jaringan seniman Semar Gugat Mbah Rahman menjelaskan bahwa kawasan Gunung Ungaran dan Telomoyo selama ini menjadi penopang utama kehidupan masyarakat, khususnya para petani yang menggantungkan mata pencaharian dari kesuburan tanah, kelestarian ekosistem, dan pasokan air bersih.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Viral Dugaan Pungli di KUA, Kemenag Pastikan Sanksi Tegas

“Selain itu, kawasan tersebut menyimpan benteng kebudayaan yakni Cagar Budaya Gedong Songo,” terangnya, 2 September 2026.

Dalam aksi tersebut, Semar Gugat menegaskan bahwa pengeboran geotermal berisiko tinggi merusak ekosistem vital, mencemari mata air, mengancam kelestarian situs sejarah Gedong Songo, serta memperbesar potensi bencana ekologis.

Dalam kegiatan tersebut, digelar pula pertunjukan seni dan penggalangan petisi di atas kain putih sepanjang 50×1 meter yang ditandatangani oleh ratusan warga.

Selain aksi lapangan, gerakan ini membuka dukungan masyarakat luas melalui laman petisi online Change.org pada tautan https://c.org/8WXpwSCQ5T](https://c.org/8WXpwSCQ5T.

BACA JUGA  Bupati Semarang Minta PLN Hentikan Sementara Kegiatan Kajian Geothermal Gunung Ungaran

Mbah Rahman bersama massa Semar Gugat mendesak pemerintah untuk segera mendengarkan aspirasi warga, mencabut izin proyek geotermal, dan beralih pada konsep pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada keselamatan lingkungan.

Pos terkait