Pemkab Kendal Teken MoU dengan Pengusaha di KIK

Ilustrasi Kawasan Indutstri Kendal (KIK)
Ilustrasi Kawasan Indutstri Kendal (KIK)

MATASEMARANG.COM – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kendal menggelar penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama dengan pelaku usaha di Kawasan Industri Kendal, Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) Kementerian Perindustrian, sekaligus meluncurkan Layanan Tika (Terkini Informasi Ketenagakerjaan).

Kepala Disperinaker Kendal Cicik Sulastri menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan dan menempatkan tenaga kerja di Kawasan Industri Kendal.

Ia menyebutkan, tahun ini Pemkab Kendal berhasil mendapatkan 51 peserta pendidikan dan pelatihan setara D1 di Polifurneka Kendal, yang seluruhnya dibiayai melalui program CSR perusahaan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Dilantik Jadi PPPK, 91 Personel Satpol PP dan Damkar Semarang Iuran Santuni Panti Asuhan dan Ponpes

Program ini sejalan dengan visi misi Bupati Kendal, khususnya program Satu Desa Satu Sarjana.

Selain itu, Pemkab Kendal juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Omachi Jepang untuk pelatihan kerja dan bahasa. Setelah selesai, peserta akan berkesempatan bekerja atau magang di Jepang.

Pada kesempatan tersebut, Disperinaker Kendal juga meluncurkan Layanan Tika, sebuah inovasi digital untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi ketenagakerjaan.
Layanan ini mencakup:

  • Informasi lowongan kerja
  • Penempatan tenaga kerja
  • Edukasi dan pelatihan
  • Perlindungan tenaga kerja migran dan rentan
  • Pemberdayaan Buruh Migran Indonesia (BMI) dan keluarganya
BACA JUGA  Tragedi Mahasiswa Hanyut, UIN Walisongo Semarang Evaluasi Pelaksanaan KKN

Saat ini, layanan Tika sudah dalam proses di 150 desa/kelurahan, dan akan diperluas ke 136 desa/kelurahan tambahan pada tahun 2026.

Pj. Sekda Kendal Agus Dwi Lestari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Kerja sama ini bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan industri, tetapi juga menjaga martabat dan kesejahteraan tenaga kerja Kendal,” ujarnya.

Pos terkait