MATASEMARANG.COM – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan sejumlah klub asal Malaysia, termasuk Johor Darul Ta’zim (JDT), Selangor FC, dan Kelana United.
Hukuman ini berupa denda finansial dengan total mencapai lebih dari Rp135 juta, menyusul berbagai pelanggaran regulasi kompetisi yang terjadi dalam beberapa pertandingan internasional.
Sanksi terhadap FAM
FAM dikenai denda sekitar Rp31,4 juta karena melanggar Pasal 2.2 Peraturan Kompetisi AFC.
Pelanggaran terjadi saat laga Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Laos di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 14 Oktober 2025.
Kick-off pertandingan tersebut mengalami penundaan, sehingga dianggap tidak sesuai standar AFC.
Klub Johor Darul Ta’zim (JDT)
Klub raksasa Malaysia, JDT, dijatuhi denda sekitar Rp83,8 juta. Hukuman ini terkait kegagalan klub menyediakan stadion bersih dalam laga Liga Champions Asia Elite melawan Machida Zelvia.
Selain itu, JDT juga disorot karena masalah fasilitas latihan resmi menjelang pertandingan.
Klub Selangor FC
Selangor FC didenda sekitar Rp20,9 juta dalam laga Liga Champions Asia 2.
Klub ini sebelumnya juga pernah dikenai denda lebih besar, yakni US$24.500 (sekitar Rp110 juta), akibat spanduk ofensif suporter, keterlambatan memulai babak kedua, serta kegagalan menjaga ketertiban stadion saat menghadapi Jeonbuk Hyundai Motors pada 23 Oktober 2024.
Klub Kelana United
Kelana United turut masuk daftar klub yang dikenai sanksi, meski jumlah dendanya lebih kecil dibanding JDT dan Selangor.
Namun, hukuman ini tetap menjadi catatan penting bagi klub yang sedang berusaha membangun reputasi di kancah Asia.


















